(Seruan dari orang-orang yang dipengaruhi oleh Barat untuk menghalang poligami)
Unfortunately, some people calling for Westernization in our Arab and Islamic countries have made use of what has happened because of the Muslims who transgress; they raise their voices asking for polygamy to be abolished completely. Day and night the disadvantages of polygamy are reiterated while silence is kept about the disadvantages of adultery and fornication, which is, unfortunately, allowed by local laws which rule over Muslim states nowadays. The mass media, especially films and serials, have played a serious role in spreading repulsive feelings toward polygamy, among women in particular, so that some of them would tolerate the husband when he commits adultery but not when he marries another.
(The Status Of Women In Islam by Prof. Dr. Yusof Al-Qaradawy)
Terjemahan:
Malang sekali, sesetengah orang yang menyeru Pengaruh Barat di dalam negara-negara Arab dan Islam kita telah mempergunakan apa yang telah dilakukan oleh orang-orang Islam yang telah melampau; mereka menaikkan suara-suara mereka menuntut supaya poligami dihapuskan secara keseluruhannya. Siang dan malam mereka mengulang-ulangi keburukan-keburukan poligami sementara keburukan-keburukan zina dan perhubungan di luar nikah dipandang sepi di mana lebih malang lagi zina dan pelacuran diterima oleh undang-undang tempatan di setengah-setengah Negara Muslim pada masa ini. Media massa melalui filem dan drama bersiri telah memainkan peranan yang serius di dalam menyebarkan perasaan supaya menolak poligami terutama di kalangan kaum wanita sehingga ada sesetengah wanita merelakan suami mereka melakukan zina tetapi tidak merelakan suami mereka berkahwin lain.
(Status Wanita Di Dalam Islam oleh Prof. Dr. Yusof Al-Qaradawy)
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap [hak-hak] perempuan yatim [bilamana kamu mengahwininya], maka kahwinilah wanita-wanita [lain] yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka [kahwinilah] seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (3)
Surah Al-Nisaa’:129
Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri- isteri [mu], walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung [kepada yang kamu cintai], sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri [dari kecurangan], maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (129)
Komen terbaru